Anxiety

Tahukah Anda apa itu Anxiety?

Saya pernah merasakan cemas yang berlebihan, ya, cemas, gelisah yang saya sendiri tidak tahu saya cemas karena apa, parahnya, rasa cemas itu terlalu berlebihan, bahkan membuat jantung saya berdebar dengan kencang.



Jantung yang berdebar dengan kencang ini diikuti ketegangan pada otot leher, paha, betis dan lengan. Selain itu saya juga sering keluar masuk kamar mandi, diare!!!

Sudah dua kali saya merasakannya, dalam waktu kurang lebih dua minggu. Begitu datangnya perasaan cemas yang kedua saya langsung tanya ke mbah google, kata kunci yang saya gunakan adalah ciri-ciri yang saya sebutkan tadi. Dan saya menemukan GAD...!!! Generalized Anxiety Disorder.

Sumber : http://www.revolutionhealth.com/
Ternyata saya salah satu orang yang terkena penyakit jenis ini, Anxiety. Sebuah bentuk depresi dengan rasa khawatir yang berlebihan yang mana penderitanya sendiri tidak tahu apa yang membuatnya menjadi khawatir. Bisa karena stress, bisa karena pekerjaan yang menumpuk, masalah keuangan atau masalah keluarga.

Menurut kawan saya yang seorang psikolog yang juga sekantor dengan saya, di alam bawah sadar saya ada sebuah beban pikiran yang cukup berat. Solusinya ada 2. Yang pertama ke psikolog yang bisa menggali kegelisahan yang ada dalam bawah sadar saya, bisa dalam bentuk cerita atau pertanyaan-pertanyaan tertentu dan akan memberikan solusi. Intinya, mengubah pola pikir pasien ke arah yang lebih positif. Kawan saya menolak untuk mengobati saya, bukan karena dia tidak mau, melainkan karena kami saling kenal satu sama lain, dan ada hal-hal tersembunyi yang pastinya ragu saya ungkapkan, "hasilnya akan menjadi bias" kata kawan saya. Tetapi dia merekomendasikan seorang psikolog yang juga seorang dosen psikolog di Makassar.

Solusi kedua yakni ke psikiater, yang pastinya akan diberi obat atau semacam vitamin untuk menekan rasa gelisah itu, namun yang namanya obat, pil, tablet atau apalah namanya terdapat konsekuensi biologis karena mengandung unsur kimia. Kawan saya sudah mulai menggunakan kata-kata yang sulit dimengerti. Ah...!!!

Ya Allah... Mohon petunjuk-Mu. Saya tidak ingin depresi, kuatkan jasmani dan rohani yang Kau titipkan ini, saya masih ingin memperbanyak amalan dan membuat orang-orang disekitarku bahagia. Saya tidak ingin menjadi beban bagi orang lain.

Sumber : http://2brk.wordpress.com/

No comments:

Post a Comment